Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

SOSIALISASI HASIL INOVASI, PTISDA LUNCURKAN BUKU DAN BEDAH PRODUK

Untuk dapat berdiri sejajar dengan bangsa lain, Presiden SBY telah menetapkan teknologi sebagai salah satu pilar pembangunan bangsa Indonesia. BPPT, sebagai lembaga yang berperan dalam pengkajian dan penerapan teknologi di Indonesia telah melakukan reposisi untuk meningkatkan kontribusinya dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi yang inovatif dengan menghasilkan berbagai produk-produk inovasi dari berbagai bidang, salah satunya yaitu dalam bidang teknologi inventarisasi sumberdaya alam.

Dalam rangka mensosialisasikan produk-produk inovasi yang telah dihasilkan Pusat TISDA BPPT kepada publik dan mitra terkait dan memperingati HUT ke 32 BPPT, diadakan Peluncuran, Bedah produk inovasi TISDA dan Temu bisnis di Ruang Komisi BPPT, Kamis (21/10).

Acara Peluncuran, Bedah produk inovasi TISDA dan Temu bisnis ini dihadiri oleh 40 mitra sahabat yang berasal dari kalangan Pemerintah Daerah, 10 mitra industri kelautan dalam hal ini industri rumput laut dan beberapa mitra dari institusi asing. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memperkenalkan produk inovasi TISDA yang siap diaplikasikan oleh mitra pengguna. Selain peluncuran produk, akan diadakan pula bedah produk TISDA serta temu bisnis dengan mitra sahabat, kata Ketua Panitia Penyelenggara, Agustan dalam laporannya.

Kepala BPPT Marzan A Iskandar dalam sambutannya menekankan pentingnya sosialisasi hasil kajian teknologi. Teknologi yang telah dikembangkan dan siap diaplikasikan tentu harus diketahui oleh publik dan mitra. Oleh karena itu, penyebarluasan hasil kajian teknologi termasuk yang telah dihasilkan PTISDA, perlu dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Lebih jauh Marzan mengatakan, agar teknologi yang dihasilkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya, maka teknologi yang dikembangkan adalah teknologi yang menjadi prioritas nasional. Teknologi kelautan, mitigasi bencana dan teknologi inventarisasi untuk mendukung ketahanan pangan merupakan prioritas bidang PTISDA yang sesuai dengan arahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2010-2014 serta sesuai dengan Rencana Strategis Kementerian Riset dan Teknologi , ujarnya.

Sesaat sebelum meluncurkan produk inovasi PTISDA dan penandatanganan Piagam Senarai Teknologi Untuk Bangsa, Kepala BPPT mengatakan bahwa dengan diadakannya bedah produk ini, teknologi yang dibedah dapat dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh mitra. Dengan adanya mitra dari pemda, industri dan asosiasi, diharapkan dapat memanfaatkan dan berkontribusi pada produk yang sudah dikembangkan. Kepada para perekayasa, teruslah mengembangkan teknologi inventarisasi dan jaga kualitas produk-produk yang dihasilkan.

Hal senada juga diungkapkan Menteri Riset dan Teknologi, Suharna Surapranata yang ikut menghadiri acara tersebut. Teknologi readiness dan innovation merupakan indikator yang harus diperkuat dalam upaya peningkatan daya saing Indonesia. Presiden RI sendiri menginginkan Indonesia menjadi Innovation Nation. Untuk itu perlu ada kolaborasi antara pemerintah, peneliti dan industri. Acara ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memfasilitasi peneliti dan industri. Peneliti memerlukan panggung, sementara industri harus disapa.

Produk inovasi

PTISDA mempunyai visi menjadi pusat unggulan teknologi karakterisasi, pemodelan dan akunting sumberdaya alam yang mengutamakan kemitraan dan pemanfaatan hasil rekayasa teknologi secara maksimum dibidang teknologi inventarisasi sumberdaya alam, kata Direktur PTISDA, M Sadly.

Dengan dukungan sumberdaya manusia yang handal, lanjut Sadly, berbagai macam produk inovasi telah dihasilkan. Kemampuan PTISDA BPPT mencakup (1) Penguasaaan metode karakterisasi pengenalan pola berbagai objek dipermukaan bumi dari citra satelit, (2) Penguasaan metode sistem inventarisasi berbagai objek dipermukaan dan bawah permukaan bumi secara langsung (terrestrial), cepat dan akurat, (3) Penguasaan metode pemodelan sumberdaya alam dalam mendukung pembangunan di segala sektor, baik dengan menggunakan model sederhana hingga lanjutan dengan tingkat kehandalan tinggi, (4) Penguasaan metode penyampaian informasi sumberdaya alam, dalam sebuah sistem informasi geografis (spatial base) dan (5), adalah penguasaan metode valuasi sumberdaya alam (natural resources accounting).

Adapun produk inovasi PTISDA yang diluncurkan, dibedah dan dikenalkan secara mendalam kepada mitra, antara lain perangkat lunak SIKBES-ikan (Sistem penjejak ikan nan cerdas), perangkat lunak SRIsoft (model prediksi produktifitas padi berbasis teknologi hiperspektral), SIJAMPANG (sistem informasi hujan dan genangan berbasis keruangan), SILUNGKANG (sistem pelaporan langsung berbasis keruangan).

Selain itu, ditampilkan juga model penginderaan jauh untuk pemetaan penyebaran rumput laut, model pendeteksi tumpahan minyak di laut berbasis penginderaan jauh (oil spill modelling). Sistem informasi potensi investasi (SIPI), perangkat lunak ASAP (akunting sumberdaya alam pesisir berbasis expert sistem) dan perangkat lunak SIASAT (sistem informasi akuntansi sumberdaya alam terpadu), merupakan contoh-contoh inovasi PTISDA yang juga diluncurkan saat itu.

Kesemua produk inovasi PTISDA tersebut, telah dikemas dalam sebuah buku berjudul Senarai Teknologi Untuk Bangsa, yang telah diluncurkan oleh Kepala BPPT di awal acara. (YRA/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id