• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT dan JAMSTEC Lakukan Survei Observasional dan Atmosfer di Samudra Hindia.

 

Badan Pengkajian dan PenerapanTeknologi (BPPT) bersama Japan Agency for Marine-Earth Science and Technology (JAMSTEC) melakukan survei observasional lautan dan atmosfer di Samudera Hindia Bagian Timur menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya I BPPT yang akan berlangsung selama 18 hari, dimulai hari ini dengan ditandai pelepasan kapal di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, Senin (14/10).

 

Kepala Seksi Program dan Survei Balai Teknologi Survei Kelautan (Teksurla) BPPT Adam Budi Nugroho mengatakan Samudra Hindia Bagian Timur, khususnya di sepanjang garis pantai barat daya Sumatera dan Kepulauan Jawa, sengaja dipilih karena merupakan wilayah utama untuk memahami berbagai variabilitas samudera dan atmosfer seperti fenomena seperti Indian Ocean Dipole events, Madden-Julian Oscillation, diurnal cycle, coastal heavy rainband, Indonesian Throughflow, dan coastal upwelling.

 

“Fenomena tersebut interaksinya masih di luar pemahaman kita. Untuk memantau dan memahami sifat fenomena tersebut, BPPT bersama JAMSTEC akan melakukan survei disana,” ungkap Adam.

 

Dirinya melanjutkan, survei akan dimulai dari pelabuhan Muara Baru di Jakarta menuju perairan Samudra Hindia bagian timur kembali lagi ke Muara Baru.

 

“Untuk wilayahnya sendiri direncakan di sekitar Perairan Barat Sumatera dan di Perairan Selatan Pulau Jawa,” terang Adam sambil menunujukkan gambar wilayah survei.

 

Gambar 1. Lokasi survei observasional lautan dan atmosfer di Samudra Hindia bagian timur

 

Dilanjutkannya, dalam mendukung survei kali ini, K.R. Baruna Jaya I akan menjadi wahana selama survei. Hal ini dikarenakan kapal riset ini telah dilengkapi dengan peralatan survei yang berfungsi untuk pengukuran kedalaman dengan metode multibeam echosounder.

 

“KR Baruna Jaya I ini juga merupakan wahana yang mampu melaksanakan survei di laut lepas (ocean going), sehingga mampu membawa personil beserta logistiknya dalam waktu yang cukup lama,” tambah Adam.

 

Selain melakukan survei, tim juga akan melakukan pemeliharaan m-TRITON Buoy dan sampling data Conductivity Temperature Depth (CTD) secara transek sebagai bagian dari proyek kolaborasi internasional bernama RAMA Array and Eastern Indian Ocean Upwelling Research Initiative (EIOURI).

 

Sebagai informasi, personil dalam kegiatan ini melibatkan 44 orang, 8 orang   peneliti (JAMSTEC) dan engineer Marine Work Japan (MWJ)  serta 36 orang yang meliputi perekayasa, teknisi,dan kru kapal dari Balai Teksurla BPPT. (Humas/HMP)

 


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2020 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT