• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Melalui Inovasi BPPT, PLTSa Bantar Gebang Wujud Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan

Dalam rangka monitoring dan evaluasi progres pekerjaan Pilot Project PLTSa Kepala BPPT Hammam Riza beserta jajaran pimpinan dilingkungan BPPT meninjau pembangunan pengolahan sampah dengan proses thermal di Bantar Gebang, Bekasi (12/02/19). Hammam menyebut monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk mempersiapkan commissioning secara total untuk seluruh pilot plant dari pengolahan sampah berbasis thermal yang dikembangkan oleh BPPT tahun anggaran 2018-2019 untuk menjadi sebuah legacy. 

 

 

 

BPPT menghadirkan pembangkit listrik tenaga sampah ataupun pengolahan limbah berbasis thermal merah putih yang pertama di Indonesia. Lanjut Hammam, hal ini sesuai dengan semangat BPPT yang solid, smart dan speed.

 

Hanya dalam waktu 10 bulan BPPT telah berhasil membangun PLTSa ini hingga pada tahapan akhir untuk mengintegrasikan semua peralatan yang ada mulai dari steam, turbin hingga kepada generator yang memang dibutuhkan untuk menghasilkan listrik kapasitas 700 KW dengan bahan baku sampah antara 50-100 ton perhari, ujar Hammam.

 

 

Hammam berharap proses perekayasaan alih teknologi, kliring teknologi yang menuju kepada hilirisasi  teknologi merupakan wujud kerja BPPT didalam membangun inovasi dan layanan teknologi untuk negeri.

 

Dengan semangat mengedepankan tingkat kandungan dalam negeri sebagai karya anak bangsa, model dari PLTSa ini dapat dimanfaatkan diseluruh kota-kota di Indonesia sehingga Perpres tentang pembangunan PLTSa di 12 kota Indonesia dapat terwujud dengan memaksimalkan melalui inovasi dan layanan teknologi dari BPPT, jelas Hammam.

 

 

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta Isnawa Adji mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan dalam membantu  pembangunan PLTSa di Indonesia.

 

Meskipun masih berkapasitas kecil, lanjut Isnawa, setidaknya hal ini menjadikan pilot project bagi Indonesia bahwa kedepan kota-kota yang mempunyai permasalahan sampah sudah saatnya membangun PLTSa dan salah satu referensinya adalah BPPT.

 

 

Bantar Gebang ini adalah lokasi pembuangan sampah akhir seluas 110hektar dimana hampir setiap hari ada kurang lebih 7400 ton sampah dibuang disini, jelas Isnawa

 

Dengan pembangunan PLTSa ini semoga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia bahwa pengolahan sampah harus dikelola secara ramah lingkungan dengan menggandeng teknologi proven dari BPPT yang sudah memberikan pembuktian kepada masyarakat bahwa pengolahan sampah yang baik tentunya harus menggandeng teknologi yang baik, ujar Isnawa.

 

Diharapkan diakhir Maret 2019 PLTSa sudah dapat diresmikan dan Bantar Gebang menjadi pusat studi edukasi persampahan nasional, tutup Isnawa. (Humas/HMP)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT