Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Baruna Jaya I BPPT Temukan Sinyal "Ping" Black Box

 

 

Kapal Riset Baruna Jaya I BPPT bersama Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil temukan sinyal "ping" black box pesawat Lion Air JT610, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

 

Disampaikan oleh Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT,  Hammam Riza, bahwa sinyal black box terdeteksi oleh alat transponder USBL Kapal Baruna Jaya I BPPT, sekitar pukul 12.25 WIB, Rabu, (31/10/2018).

 

 

Hingga saat ini katanya, black box masih ditelusuri oleh para penyelam dari TNI AL maupun Basarnas. Untuk jarak lokasi serpihan dan black box pesawat ke Tanjung Karawang, kurang lebih 15 km

 

"Saat ini penyelam terkendala kondisi dasar laut yang berlumpur dan visibility di dasar laut yg terbatas, dan arus di dasar yg kencang," paparnya.

 

 

Lebih lanjut dikatakan oleh Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT, M. Ilyas bahwa koordinat sinyal black box yang tertangkap transponder USBL BJ I,  berada pada koordinat S 05 48 48 .051 -  E 107 07 37 .622 dan pada koordinat S 05 48 46.545 - E 107 07 38.393

 

 

"Sinyal menunjukkan berada pada kedalaman hampir 30m di dasar laut," ungkapnya dari atas Kapal Baruna Jaya I.

 

 

Sebelumnya disampaikan oleh Kepala Basarnas M. Syaugi bahwa tim SAR Gabungan ini merupakan bukti bahwa pemerintah bekerja dan sinergi ini adalah hal positif.

 

"Ada Kapal TNI, Kapal Basarnas ada Kapal BPPT, kapal nelayan dan kapal lainnya terus bekerja keras untuk operasi gabungan ini," ungkapnya dalam jumpa pers gabungan di JICT Tanjung Priuk, Jakarta (31/10).

 

Sementara Panglima TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa dirinya mendengar ada dua (2) sinyal ping dari kedua black box.

 

"Berbunyi ping ping, suara itu ada. Sifatnya semakin dekat semakin kencang" ungkapnya.

 

Sebagai informasi hingga saat ini tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian kotak hitam atau black box dan bangkai pesawat Lion Air JT610, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

 

Diurai  Katim Operasi SAR Lion Air T610 - Tanjung Kerawang, Tris Handoyo, KR Baruna Jaya I masih berada pada area Prioritas I pencarian bawah air.

 

Untuk penggunaan Remotely Operated Vehicles (ROV) imbuhnya, sudah diturunkan seiring penemuan sinyal black box.

 

 

“Untuk ROV sudah diturunkan, untuk mendapatkan visual nya,” ujarnya.

 

 

Perlu diketahui, selama misi ini KR Baruna Jaya turut membawa pakar atau ahli Pemetaan Bawah Laut, ROV, Instrumentasi, serta tim dari KNKT. Kapal Baruna Jaya I inipun, dalam melakukan pencarian kotak hitam, telah dilengkapi teknologi untuk mengidentifikasi lokasi dan titik koordinatnya. Adapun empat alat tersebut antara lain Multibeam Echo Sounder, Side Scan Sonar, Magnetometer, dan Remotely Operated Vehicles (ROV). (Humas/HMP)

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id