Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Hadapi Ancaman Siber, BPPT Berikan Rekomendasi Pada Kemenkopolhukam

Ancaman kejahatan siber telah menjadi isu internasional, termasuk di Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan telah membentuk Desk Keamanan dan Ketahanan Informasi Cyber Nasional (DK2ICN) untuk menangani ancaman siber terhadap ketahanan negara.

 

Untuk lebih mengetahui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dikembangkan oleh BPPT, khususnya untuk KTP Elektronik, DK2ICN melakukan kunjungan kerja ke Laboratorium Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT di Puspiptek, Serpong, (15/1). 

 

Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material (TIEM), Hammam Riza, mengatakan DK2ICN bertugas menyiapkan konsep dan kajian-kajian tentang pertahanan dan keamanan di dunia maya yang kemudian ditindak lanjuti dengan membentuk Badan Cyber Nasional (BCN). 

 

"Nantinya BCN akan bertanggung jawab terhadap seluruh isu-isu mengenai keamanan siber yang ada di semua sektor masyarakat," katanya.

 

Hammam menambahkan, BPPT juga akan memberikan rekomendasi-rekomendasi pemanfaatan TIK untuk Pemilu di Indonesia kepada DK2ICN. Itu dilakukan karena Kemenkopolhukam memiliki tugas mengkaji dan menilai apakah teknologi yang digunakan sudah aman dalam sisi data dan informasi.

 

"Kedepannya BPPT akan bekerjasama dengan BCN untuk meningkatkan keamanan siber di Indonesia. Direktur PTIK BPPT Hary Budiarto juga akan menjadi staf ahli di BCN. Jadi, BPPT siap mendukung semua pemanfaatan TIK di Indonesia dan menguji keamanan penggunaanya," tutup Hammam. (nn/TSY/Humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id