Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

KUNJUNGAN KOMISI VII DPR RI KE UPT PSTKP BALI

‚Terlambat kami diundang kesini, ini merupakan sebuah rangkaian kegiatan teknologi dengan potensi besar,‚ demikian ujar Rafiudin Hamarung Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI, dalam Kunjungan Kerja ke UPT-PSTKP Pengembangan Seni dan Teknologi Keramik dan Porselen Bali, 23 Juli 2009.

Tim Kunker Komisi VII DPR RI yang membawahi bidang : Energi dan Sumber Daya Mineral, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Lingkungan selanjutnya diterima oleh Jumain Appe, Sekretaris Utama BPPT. Jumain menyampaikan harapannya bahwa melalui kunjungan kerja DPR seperti ini, bisa lebih meningkatkan daya saing bangsa, khususnya di bidang pengembangan teknologi.

Ketua Rombongan Komisi VII pun menanggapi harapan Sestama tadi dengan sangat positif. ‚Berapa harga peralatan laboratoriumnya? Kami akan bantu nanti, kemudian buatkan juga UPT semacam ini di tempat lain‚ ujar Rafiudin kemudian.

Pada kesempatan yang sama, I Gusti Agung Suradharmika, Kepala UPT PSTKP Bali, juga menjelaskan tentang latar belakang, tujuan dan tugas pokok serta fungsi dari UPT-PSTKP Bali. ‚Tugas pokok kami adalah melakukan penelitian dan pengembangan seni dan teknologi keramik konvensional, pembinaan perajin serta pelayanan jasa teknologi,‚ jelas I Gusti Agung. Selanjutnya Kepala UPT PSTKP, menjelaskan juga tentang aktivitas yang telah, sedang dan akan dilaksanakan oleh UPT-PSTKP Bali.

‚Untuk mengembangkan teknologi keramik ini masih dibutuhkan waktu sekitar 10 tahun ke depan‚ ujar I Gusti Agung. Mendengar pernyataan itu, Rafiudin pun sempat melakukan interupsi mengatakan, ‚10 tahun? Keburu tua kamu nanti. Buat menjadi dua tahun. Pilih sumberdaya manusia yang unggul, sekolahkan ke luar negeri,. Fasilitas laboratorium kamu juga nanti akan dibantu mengenai dananya,‚ tutur Rafiudin. Kepala UPT pun mengatakan bahwa semoga kendala-kendala baik teknis dan non teknis bisa segera diatasi dengan kunjungan semacam ini.

Rafiudin pun kemudian menghimbau UPT PSTKP untuk menindaklanjuti penggunaan Lumpur Lapindo sebagai bahan baku untuk industri keramiknya. Kepala UPT PSTKP pun mengatakan bahwa kami akan membuat studi kelayakan, kemudian melakukan penelitian bahan baku, sampai kepada membuat pilot project nya.

Kunjungan Kerja Komisi VII DPR ini pun diakhiri dengan tinjauan ke Laboratorium UPT PSTKP, untuk meninjau proses pembuatan keramik mulai dari persiapan bahan baku, sampai kepada pengolahan, dan hasil jadinya.

Dalam Kunjungan Kerja DPR ini, UPT PSTKP Bali pun memamerkan keramik hasil-hasil penelitian yang telah dan sedang dilakukan yang diikuti pula oleh perajin keramik Cik Cak, Bali Pot Keramik, dan lainnya. Hasil penelitian yang dipamerkan oleh UPT-PSTKP Bali meliputi : prototipe produk gerabah dengan lempung Kabupaten Serang, prototipe barang gerabah dengan bahan lempung Kabupaten Semarang, prototipe guci dengan dekorasi tempel dan disain-disain lainnya. Dipamerkan pula hasil pembinaan perajin gerabah desa Penujak, Lombok Tengah.

Sementara perajin keramik Cik Cak menampilkan beberapa karya kontemporernya berupa : guci dan benda-benda pajang dengan ciri khas disainnya yang menggunakan dekorasi binatang Cik Cak, demikian juga perajin Bali Pot Keramik yang menampilkan produk-produknya berupa benda pajang. Kedua perajin tersebut adalah mitra UPT-PSTKP Bali dalam pengembangan industri keramik di Bali.

Turut menghadiri dalam acara Kunjungan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia tersebut Pelaksana Harian Deputi Teknologi Informasi, Energi dan Material Dr. M.A.M Oktaufik, Arya Rezavidi, Direktur PTKKE, dan Sumaryanto, Kepala BPPT Engineering. (SP/Humas)
FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id