Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

LRT Jabodebek Harus Safety secara Struktur, BPPT Lakukan Inspeksi Carbody

 

 

Pemerintah terus berbenah memajukan teknologi transportasi. BPPT dalam hal ini terus menggenjot pengembangan teknologi LRT karya anak bangsa. 

Dikatakan Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR BPPT)  Wahyu Widodo Pandoe bahwa saat ini pihaknya sudah berhasil menguasai desain teknologi LRT Jabodebek.

 

"Kami terus optimalkan desain teknologi LRT Jabodebek. Ini juga pengembangan dari LRT yang telah beroperasi di Palembang," ungkapnya di PT INKA, Madiun, Jumat, (09/11).

Deputi TIRBR lalu menegaskan bahwa pihaknya siap untuk mendorong agar industri dalam negeri yakni PT INKA, memiliki kesiapan teknologi dan mampu menjawab tantangan nasional untuk memproduksi kereta, sesuai kebutuhan nasional. Utamanya mengejar penerapan teknologi persinyalan atau signalling, seperti kereta tanpa masinis di negara maju.

"Kami siap untuk mendorong aspek TKDN LRT Jabodebek, sesuai arahan Presiden RI. Kedepan kami juga kembangkan teknologi signalling, agar LRT bisa jalan otomatis, atau dipandu dari jauh," ujarnya.

Hal tersebut dilakukan BPPT dengan berbagai program, di antaranya program inovasi, audit, clearing house dan alih teknologi. Selain itu, BPPT juga menerapkan program capacity building agar daya saing industri perkeretaapian Indonesia meningkat.

"Kami ingin INKA bisa produksi LRT dengan TKDN yang tinggi, agar Indonesia bisa bikin sendiri," terangnya.

Diakui Deputi Wahyu memang PT INKA telah memiliki fasilitas yang mumpuni untuk produksi kereta api, baik dari segi kapasitas maupun kualitas.  Hal ini ditunjang BPPT yang juga memiliki fasilitas uji,  software dan SDM yang mumpuni untuk meningkatkan daya saing PT INKA.

"Beberapa fasilitas BPPT telah siap untuk mendorong produksi kereta untuk LRT karya anak bangsa. Semoga hal ini menjadi momentum dalam peningkatan kemandirian bangsa dalam hal industri kereta api," pungkasnya.

Inspeksi Carbody

 

Sebelumnya telah disampaikan oleh Kepala Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur BPPT, Sudarmadi, saat ini tim nya tengah melakukan inspeksi terhadap carbody LRT Jabodebek di fasilitas PT INKA Madiun.

"Kami tengah uji kekuatan struktur kereta LRT Jabodebek ini. Bagaimana jika diberi beban yang besar, dapat terus berjalan dengan aman," paparnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Pusat Pelayanan Teknologi BPPT, Yenni Bachtiar menuturkan bahwa kerjasama antara BPPT dan PT INKA ini juga merupakan kolaborasi PT INKA dengan BPPT dan beberapa perguruan tinggi terkait seperti ITB, ITS, UI, UGM, dan UNS. 

Terkait kerjasama ini Yenni juga meyakini bahwa pembangunan infrastruktur di berbagai daerah akan memperkuat konektivitas nasional yang bakal berdampak pula kepada meningkatnya aktivitas perekonomian di tanah air.

"BPPT melalui Pusat Pelayanan Teknologi siap bekerjasama dengan berbagai pihak untuk percepatan pembangunan nasional,"  lugasnya. 

Sebelumnya Presiden Jokowi pada tanggal 2 September 2015 telah menandatangani dua Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembangunan perkeretaapian di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi, yaitu Perpres Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kerata Api Ringan / Light Rail Transit (LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi; dan Perpres Nomor 99 Nomor 99 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Perkerataapian Umum Di DKI Jakarta. Selanjutnya PT INKA pun telah ditunjuk pemerintah untuk menyiapkan pembangunan sarana Kereta LRT Jabodebek, buatan dalam negeri. Kereta LRT ini diharapkan dapat menampung 1308 penumpang dalam rangkaiannya. (Humas/HMP)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id