• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Dukung Industri BBO Nasional, Kepala BPPT Resmikan Lab. Pati Farmasi di Lampung.

 

Kepala BPPT Hammam Riza resmikan Laboratorium Pati Farmasi untuk mendukung industri bahan baku obat (BBO) nasional di Balai Besar Teknologi Pati (B2TP BPPT), Lampung Tengah, Kamis, (13/02). Pembangunan lab ini menurutnya merupakan langkah strategis dalam mendukung perekayasaan untuk menghasilkan inovasi bahan baku obat.

 

Hammam Riza pun mengatakan pemerintah saat ini fokus dalam peningkatan nilai tambah komoditas pertanian lokal dan produktivitas rakyat Indonesia di bidang penyediaan bahan baku obat.

 

"Saat ini industri farmasi Indonesia telah memproduksi 90 % kebutuhan produk obat dalam negeri, bahkan untuk ekspor. Namun demikian, hampir 95 % produksi obat tersebut masih tergantung pada bahan baku obat impor termasuk pati farmasi," kata Hammam.

 

Dilanjutkannya, meski Indonesia mempunyai sumber daya alam yang melimpah sebagai bahan baku dalam pembuatan pati farmasi seperti ubi kayu, sagu dan jagung,  namun hingga saat ini belum ada satu pun produsen pati farmasi yang berdiri di Indonesia.

 

“Kebutuhan pati farmasi di dalam negeri masih tergantung impor dari berbagai negara, karena belum adanya pabrik pati  farmasi di dalam negeri. Industri pati yang berjalan pun untuk kebutuhan non farmasi terutama industri pangan dan kertas,” urainya.

 

Hammam juga mengingatkan bahwa dengan adanya Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan, maka industri bahan baku obat farmasi perlu penyusunan business plan produksi yang matang.

 

"Saya menargetkan kegiatan perekayasaan pati farmasi sebagai bahan baku obat yang telah dilaksanakan oleh Balai Besar Teknologi Pati mampu memberikan solusi bagi pengembangan industri farmasi, terutama dalam pemenuhan bahan baku obat di dalam negeri, " tuturnya.

 

 

Lebih lanjut, dirinya memproyeksikan pati farmasi hasil dari B2TP BPPT digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku obat nasional sebagai eksipien seperti menjadi filler, binder, disintegrant dalam obat.

 

“Dengan adanya Laboratorium Pati Farmasi, disamping untuk memperkuat peran Balai Besar Teknologi Pati dalam kegiatan perekayasaan, juga untuk menghasilkan inovasi dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

 

Sebagai informasi, dalam peresmian ini juga dilakukan MoU antara BPPT dengan Universitas Tulang Bawang (UTB) Bandar Lampung dalam rangka pengkajian, penerapan dan pemanfaatan teknologi, dimana putra putri Lampung khususnya mahasiswa UTB dapat melakukan dan memanfaatkan alat alat riset di Balai Besar Teknologi Pati (B2TP) BPPT. (Humas - IRK, SAS)

 

Tag:

TAB, B2TP, Lab Pati Farmasi, Industri BBO, Bahan Baku Obat, Hammam Riza


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2020 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT