• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT - Coffey International Development PTY LTD Sepakat Jalin Kerjasama Integrasi Sawit-Sapi

Target penambahan populasi sapi di Indonesia perlu didukung oleh pengadaan pakan dan lahan yang tidak terlalu mudah serta perlu diaplikasikannya teknologi yang tepat guna sehingga target tersebut dapat tercapai dengan baik.


Perkebunan sawit mempunyai  potensi yang sangat besar dalam penyediaan pakan yang murah dan mudah berupa pelepah dan daun kelapa sawit, tanaman penutup tanah di kebun sawit, bungkil sawit dan solid decanter yang dapat didayagunakan menjadi pakan ternak yang berkualitas.  

 

Program integrasi usaha perkebunan kelapa sawit dengan usaha budidaya sapi potong didukung oleh peraturan kementerian pertanian (Permentan) No. 105/Permentan/PD.300/8/2014.

 

Seperti diketahui, pencapaian swasembada protein khususnya daging sapi tidak dapat diselesaikan secara parsial tetapi membutuhkan sinergitas dan komitmen dari berbagai pemangku kebijakan yang terkait (pemerintah, industri peternakan dan perkebunan sawit swasta serta pelaku integrasi sawit sapi). 

 

Terkait hal tersebut BPPT melalui Pusat Teknologi Produksi Pertanian dan Coffey International Development PTY LTD menandatangani Perjanjian Kerja Sama, di Jakarta (16/05). Perjanjian Kerja Sama tersebut tentang Analisis Dampak Integrasi Sawit Sapi Terhadap Kesuburan Lahan dan Produktivitas Sawit.

 

Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) BPPT Soni Solistia Wirawan mengatakan, adapun perjanjian tersebut meliputi tentang kajian kesuburan tanah di perkebunan sebagai dampak integrasi sapi yang digembalakan dibawah perkebunan sawit. Kemudian kajian hasil Tandan Buah Segar (TBS) untuk periode waktu tertentu dan dilakukan di perkebunan dengan usia pohon kelapa sawit berbeda. Serta Kajian ekonomi dari pembiakan sapi di sistem integrasi sawit-sapi.

 

Lanjut Soni, di tahun kedua kerjasama ini supaya betul-betul dimaksimalkan agar mendapatkan hasil yang bagus tentunya dengan data yang valid, lengkap dan ilmiah. Soni berharap, diakhir tahun ini dapat menyampaikan hasil tersebut dan kita harus siap untuk dapat meyakinkan para investor.

Sementara Koordinator Program  Indonesia Australia Commercial Cattle Breeding Program (IAACB) Paul G.M Boon mengtakan di kerjasama membutuhkan riset yang valid serta dapat menambah ilmu. 

 

Dikatakan Paul, saat ini banyak isu yang berkembang tentang pembiakan sapi. Melalui kerjasama  penelitian kita dapat menghimpun data-data tentang integrasi sapi sawit yang betul-betul bisa memberikan informasi kepada investor yang ingin investasi di bidang ini, danh hasilnya bisa dipertanggung jawabkan, ujar Paul.

 

Sebagai informasi, hadir pada acara tersebut Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian BPPT Dudi Iskandar, Trudy Djanggur Kepala Perwakilan Coffey International Development Indonesia serta Esnawan Budi Santoso dari IACCB. (Humas/HMP)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT