Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Teknologi Budidaya Sapi Potong, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

 
 
Menjawab isu penyediaan kebutuhan daging sapi Nasional, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) hadirkan formula pakan ternak bernutrisi tinggi, guna membantu tingkatkan populasi ternak sapi potong. Hal ini  menjadi solusi nyata, agar Indonesia mampu penuhi kebutuhan daging sapi dan mengurangi impor.
 
 
Dikatakan Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian BPPT, Arief Arianto, pihaknya telah menerapkan inovasi pakan sapi bernutrisi tinggi berbahan baku limbah sawit di peternakan sapi potong di daerah provinsi Riau.
 
 
 
"Inovasi pakan sapi sawit ini mampu meningkatkan bobot sapi potong dan sudah diterapkan di beberapa wilayah. Kali ini juga BPPT bersama Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Satya W. Yudha, melaksanakan pelatihan budidaya sapi potong kepada peternak dari Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro, Jatim," ungkapnya pada pelatihan yang digelar di Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban,  hari Rabu (29/11/2017)
 
 
Teknologi Pakan Ternak
 
 
Dikatakan Arief juga, pada pelatihan ini diberikan pengenalan teknologi budidaya ternak sapi potong terutama teknologi pembibitan, teknologi pakan, kesehatan hewan dan manajemen pemeliharaan ternak sapi potong.
 
 
"Pelatihan yang dihadiri oleh 100 orang peternak dari Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro ini memfokuskan pada dua hal yaitu aplikasi teknologi reproduksi seperti teknologi penyerentakan birahi, Inseminasi Buatan, deteksi kebuntingan dan  teknologi penyediaan pakan ternak seperti pengolahan dan pengawetan pakan," rincinya.
 
 
Sebagai bahan pelatihan telah diserahkan 5 unit mesin chopper pengolah pakan dan 10 ekor sapi betina siap bunting untuk pelatihan aplikasi penyerentakan berahi dan inseminasi buatan kepada kelompok peternak setempat. 
 
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Satya W. Yudha menyampaikan apresiasinya terhadap penerapan inovasi teknologi BPPT ini, yang langsung dapat digunakan oleh masyarakat.
 
"Teknologi budidaya sapi potong ini langsung mengatasi masalah yang ada dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat," tuturnya
 
Disampaikan lebih lanjut olehnya bahwa sektor pertanian memegang peranan yang cukup penting dalam perekonomian di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro. Hal ini katanya, terlihat jelas dalam sumbangan sektor pertanian dalam PDRB (Produk Domestik Regional Bruto). 
 
"Potensi rumput dan limbah pertanian yang melimpah ini, dengan pengolahan dan pemrosesan yang baik akan mampu mencukupi kebutuhan ternak di Tuban dan Bojonegoro," pungkasnya.
 
Arief Arianto, Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian – BPPT, berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana memperkenalkan berbagai teknologi terkini di bidang budidaya peternakan, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak di kabupaten Tuban dan Bojonegoro, terutama dalam budidaya ternak sapi potong sehingga dapat berkontribusi langsung dalam peningkatan populasi ternak di Indonesia.
 
Sebagai informasi, dalam pelatihan ini juga telah diserahkan lima unit mesin chopper pengolah pakan dan 10 ekor sapi betina siap bunting untuk pelatihan aplikasi penyerentakan berahi dan inseminasi buatan kepada kelompok peternak setempat.  (Humas/HMP)

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id