Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Beras Analog BPPT, Sehat dan Berbahan Lokal  

Guna mendukung ketahanan pangan Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah melakukan berbagai kegiatan guna mendukung program diversifikasi pangan melalui inovasi teknologi formulasi dan desain alat untuk pengolahan pangan berbahan baku lokal, seperti jagung, singkong dan sagu.

 

Direktur Pusat Teknologi Agroindustri BPPT Nenie Yustiningsih mengatakan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang ada di Indonesia, seperti jagung, singkong dan sagu, untuk diolah menjadi bahan pangan menyerupai beras atau disebut beras analog penting dilakukan sebagai upaya untuk mendukung program  diversifikasi atau penganekaragaman pangan melalui pemanfaatan potensi sumberdaya lokal. Saat ini BPPT fokus pada komoditas jagung, singkong dan sagu.

 

"Beras analog dari jagung, singkong dan sagu yang dikembangkan BPPT memiliki Indeks Glikemik rendah dan sangat cocok untuk program "diet" terutama untuk  penderita diabetes serta masyarakat  yang "concern" terhadap pola hidup sehat," kata Nenie, di acara Media Gathering bertajuk  Ketahanan Pangan Melalui Diversifikasi Pangan dan Peningkatan Produk Hewani, di Gedung BPPT, (16/6).

 

Nenie memastikan beras analog BPPT lebih sehat dibandingkan dengan beras padi yang biasa dikonsumsi masyarakat. Beras analog memiliki Indeks Glikemik rendah, yaitu 26,4 Indeks Glikemik di  bawah 55 masuk dalam kategori rendah). Sedangkan Indeks Glikemik dari beras padi mencapai 70.  (Indeks Glikemik <55 masuk kategori rendah dan >70 masuk kategori tinggi).

 

"Jadi, sekarang kita harus tahu bahwa produk pangan olahan yang bersumber  dari bahan pangan lokal memiliki keunggulan pada rendahnya nilai indeks glikemik. Ketiga pangan lokal tersebut  cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes dan masyarakat yang ingin menjalani pola hidup sehat," jelas Nenie. (Humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id