• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT Dorong Bantaeng Ciptakan Technopreneur Berbasis Teknologi

 

Saat ini secara global tengah memasuki era disruptif, dimana saat dibutuhkan inovasi disruption agar bisa bersaing dalam kompetisi global dalam menciptakan pasar baru, menggantikan pasar yang sudah ada, dan pada akhirnya menggantikan teknologi terdahulu.

Berkaitan dengan hal tersebut Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi melalui Pusat Teknologi Produksi Pertanian (PTPP-BPPT), adakan Diseminasi Teknologi dan Temu Bisnis dengan tema “Menembus Era Disruptif Menuju Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) Tangguh dan Berkelanjutan untuk Mendukung Kekuatan dan Kedaulatan Ekonomi Bangsa”, di Kantor Unit Pelayanan Teknis (UPT) Taman Teknologi, Kabupaten Bantaeng, (6/12).

"Sebagai PPBT maka harus memiliki pemahaman yang baik mengenai pengertian disruptif agar dapat menentukan keputusan yang tepat, bisnis apa yang bisa dibuat, untuk segmen pasar yang bagaimana, serta persaingan yang bagaimana yang akan dihadapi", dikatakan Dudi Iskandar Direktur PTPP, saat membuka pertemuan Diseminasi Teknologi dan Temu Bisnis.

Lebih lanjut Dudi menambahkan, dalam situasi kompetisi usaha yang ketat maka PPBT harus memiliki inovasi disruptif yaitu bagaimana sebuah inovasi baru akan membuat nilai baru dan keberadaannya akan mempengaruhi pasar yang sudah mapan.

Diharapkan dalam pertemuan ini dapat menciptakan technopreneur yang mampu mengoptimalkan berbagai potensi perkembangan teknologi yang ada di technopark sebagai basis pengembangan usaha dan dapat menarik perusahaan yang sudah mapan, yang memiliki bisnis koheren, sehingga dapat bergabung sebagai tenant didalam Bantaeng Technopark, tutup Dudi.

Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin, dalam kesempatannya mengungkapkan apresiasi terhadap upaya dilakukan BPPT selama ini.

"Kita ingin BPPT menjadi mitra yang mendukung yang melahirkan inovasi di tengah masyarakat Bantaeng dan BPPT menjadi harapan besar yang mampu memberikan pendampingan menciptakan inovasi di Bantaeng dalam menciptakan pengusaha yang mampu bersaing di era yang penuh tantangan saat ini, tutur Bupati Ilham.

Bantaeng Technopark

Temu bisnis upaya BPPT untuk memperkuat dalam pengembangan potensi pertanian melalui Technopark Bantaeng. Sejak tahun 2015, BPPT sebagai salah satu pemegang amanah program nasional Quick Win Pembangunan 100 Technopark atau Science Park.

Pembangunan technopark di Kabupaten Bantaeng diarahkan menjadi kawasan teknologi perbenihan yang antara lain mencakup kegiatan pengembangan varietas, produksi benih, pengolahan hasil pertanian (pasca panen) sehingga dapat mempercepat pengembangan produk inovasi yang dihasilkan menjadi produk yang menguntungkan.

Upaya BPPT dalam mendorong pembangunan Bantaeng Technopark menjadi Technopark untuk mewujudkan dan berfungsi pada akhir tahun dapat diwujudkan. Technopark Bantaeng yang memiliki visi sebagai Pusat Benih Unggul yang berdaya saing di Kawasan Timur Indonesia, direncananya akan diresmikan esok hari yang bertepatan peringatan hari jadi Kabupaten Bantaeng yang ke-765 tahun pada 7 Desember 2019.

Sebagai informasi pertemuan Diseminasi Teknologi dan Temu Bisnis ini dihadiri dari berbagai pihak antara lain, UNHAS, BUMN (Pertani), Perbankan (BRI, BNI, Bank Sulsel), Startup Nasional (Indofishery), Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Pejabat Pemerintah Daerah, Kepala Balai Inkubator Teknologi BPPT, serta para PPBT, UMKM, Mahasiswa.


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2020 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT