• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT dan Pemkab Bantaeng Sinergi Bangun Techno Park Bantaeng

Jakarta, bppt.go.id – Techno Park Bantaeng merupakan salah satu program yang sedang dijalankan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi yang bekerjasama dengan Pemkab Bantaeng, dan program ini diharapkan bisa terealisasikan dan berfungsi bagi masyarakat pada tahun 2019.

 

Kabupaten Bantaeng merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menjadi lokasi pencanangan pengembangan Technopark oleh Nawacita Presiden Indonesia dan dicanangkan bagian dari pengembangan 100 Technopark di seluruh Indonesia. Badan Pengkajian dan Penerepan Teknologi (BPPT) sebagai lembaga kaji terap teknologi telah  melakukan pendampingan technopark Bantaeng tercantum di RPJMN tahun 2015-2019. 

Pembangunan technopark di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dapat menjadi contoh sukses bagi kawasan technopark dengan berbasis pada pengembangan bioteknologi dan teknologi agroindustri, kawasan teknologi terpadu ini menjadi pusat benih unggulan nasional.  Dalam rangka memperkuat dan mewujudkan tehnopark Bantaeng menjadi pusat benih unggulan nasional, telah dilaksanakan Addendum Perjanjian Kerjasama antara BPPT dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, di kantor Bupati Bantaeng (15/08). 

"Penandatanganan addendum ini guna percepatan pengembangan Technopark Bantaeng. Ini tantangan kami, membentuk technopark tidaklah mudah, karena technopark sendiri definisinya adalah taman teknologi. Namun kami ingin membuat sesuatu yang menghasilkan dan bisa menggulirkan ekonomi pada lingkungan sekitar dan seperti kita ketahhui bersama telah dicanangkan Bantaeng menjadi satu dari tiga daerah yang dianggap berhasil technoparknya", dikatakan Deputi Kepala Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB), Soni Solistia Wirawan.  

BPPT berharap dapat melanjutkan kerja sama dengan Kabupaten Bantaeng dalam pengembangan technopark dan kami harapkan technopark Bantaeng menjadi percontohan daerah lainnya, tambah Soni. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab, mengatakan bahwa konsen RPJMD Kabupaten Bantaeng berfokus pada pengembangan SDM. Dengan harapan bahwa pembangunan infrastruktur yang telah dibangun oleh para pendahulu akan semakin bermanfaat bila diseimbangkan dengan SDM yang berkualitas". Kami tentu menyambut baik kegiatan yang dapat dukungan dari BPPT.  Harapanya kegiatan dan pelatihan ini dapat mengembangkan ilmu dan dapat mendorong pembangunan di Bantaeng menjadi lebih baik". 

Senada dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaneng, Kepala Bappeda Bantaeng, Muh. Dimiati Nongpa, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini dalam rangka memperkuat sinergitas antara BPPT dan Pemkab Bantaeng.  Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas bisnis Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), tentu akan menambah wawasan kami dan harapanya dapat mewujudkan Bantaeng menjadi pusat benih unggulan nasional

Sebagai informasi, kunjungan kerja tersebut selain telah dilakukan juga penandatanganan Addendum Perjanjian Kerja sama,  BPPT pun teken perjanjian Kerja sama dengan Kabupaten Toraja Utara, serta penyerahan permohonan hibah dari Bupati Bantaeng kepada Deputi TAB. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Bantaeng, Kepala Biro Hukum, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat BPPT, Ardi Matutu, Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian BPPT, Dudi Iskandar serta pejabat serta pejabat di lingkungan Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Toraja utara. (Humas BPPT)

 


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT