• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT- Jepang Dorong Pengembangan Sistem Navigasi

 

Guna meningkatkan sistem navigasi di Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggandeng pemerintah Jepang gelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Kerjasama Penggunaan Satelit QZSS Milik Jepang di Indonesia dan R&D Perangkat Pendukung nya, di Jakarta (17/07).  Quasi-Zenith Satellite System (QZSS) yakni sistem satelit navigasi lokal yang dikendalikan oleh pemerintah Jepang dalam National Space.


Dikatakan Perekayasa BPPT Fadjar Rahino Triputra, bahwa FGD ini merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya sejak Februari 2018.

 

Lanjut Fadjar, di FGD kali ini ingin merealisasikan beberapa proposal yang bisa menjadi pilot project kegiatan penggunaan satelit QZSS. Tambah kata Fadjar, penggunaan satelit tersebut karena posisinya sangat berdekatan langsung dengan wilayah Indonesia sehingga kita bisa mendapat keuntungan satu sistem GPS yang akurat dibandingkan dengan negara lain.

 

Adapun kegunaan nya menurut Fadjar diantaranya adalah untuk memantau wilayah perbatasan. Kita juga bisa menentukan lokasi yang lebih akurat, bisa sampai centimeter bahkan millimeter, ujarnya.

 

Untuk kedepan, kemungkinan akan ada mobil otomatis yang berjalan dengan menggunakan GPS yang akurat ini dan itu bisa direalisasikan, ungkap Fadjar.

 

Terakhir, Fadjar berharap BPPT dapat bekerjasama erat dengan Jepang karena mereka sudah membuat chip yang bisa menerima sinyal dari satelit, dan dalam waktu dekat kita akan mencoba chip tersebut. (Humas/HMP)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT