• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Melalui Inovasi dan Layanan Teknologi, BPPT Dukung Pengembangan Geopark Banyuwangi

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar Workshop Aplikasi Inovasi dan Teknologi BPPT dalam Pengembangan Geopark di Banyuwangi. Acara tersebut merupakan rangkaian dari Rapat Kerja Kedeputian Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA) tahun 2019, di Banyuwangi (11/07).

 

Kepala BPPT Hammam Riza mengawali sambutannya mengatakan bahwa BPPT sangat mendorong adanya hilirisasi hasil riset ke seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah, yang menjadi pilar pembangunan masyarakat.

 

BPPT kembali hadir dalam rangka mendukung pengembangan Geopark Banyuwangi. Hal ini menurut Hammam merupakan cerminan dari tekad BPPT dalam menjawab tantangan besar tentang bagaimana meningkatkan peran inovasi teknologi bagi kemandirian dan daya saing bangsa, yang diharapkan dapat mendongkrak peningkatan perekonomian Indonesia secara signifikan.

 

Lanjut Hammam, Kabupaten Banyuwangi telah ditetapkan sebagai salah satu dari kawasan Taman Bumi atau Geological Park (Geopark) Nasional 2018 oleh Komite Geopark Nasional.

 

Ke depan, kata Deputi Hammam, diperlukan beberapa rekomendasi untuk dapat meningkatkan kualitas Geopark Banyuwangi. Salah satu nya adalah dengan sentuhan teknologi sebagai penghela perekonomian daerah.

 

BPPT sejak pendiriannya ditujukan untuk meningkatkan kontribusi iptek dalam produktivitas ekonomi melalui transformasi industri di Indonesia. Hal tersebut kata Hammam untuk mengejar ketertinggalan dengan negara-negara maju di bidang iptekin digunakan pendekatan bermula dari akhir dan berakhir di awal.

 

Untuk itu Indonesia harus mampu mentransformasi perekonomiannya dari yang berbasis komoditas menjadi berbasis inovasi. Karenanya hilirisasi hasil riset perlu terus ditingkatkan baik melalui pemberian lisensi kepada perusahaan yang sudah ada maupun melalui penumbuh kembangan perusahaan pemula berbasis teknologi (technopreneur), jelas Hammam.

 

Sementara mewakili Bupati Banyuwangi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi M. Yanuar Bramuda bahwa kekuatan Indonesia adalah di alam karenanya sumberdaya alam yang kita miliki harus dimaksimalkan. Oleh sebab itulah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menjadikan pariwisata sebagai unggulan, ujar Yanuar.

 

M.Yanuar berharap BPPT melalui inovasinya dapat mendorong pertumbuhan Kabupaten Banyuwangi agar lebih maju lagi kedepannya.

 

Sebagai informasi acara tersebut dihadiri Plt Deputi Bidang TPSA BPPT Wahyu Widodo Pandoe, Plt Setama BPPT Gatot Dwianto serta para peneliti, perekayasa serta kepala unit di Kedeputian TPSA. 

 

Di kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan dua Memorandum of Understanding (MoU) dan satu Kontrak Kerja Sama (KKS) antara BPPT dengan mitra strategis baik Kabupaten maupun mitra industri. (Humas/HMP)

 

 


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT