• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Kepala BPPT: Teknologi Kuatkan Digital Branding Pancasila Bagi Milenial

Kepala Badan pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza pimpin upacara hari kelahiran Pancasila di Komplek Perkantoran Gedung BPPT, Kemko Kemaritiman, Kementerian Ristekdikti dan BSN, di Gedung BPPT, Jakarta, (01/06/2019). 

 

Menyoroti tema Hari Pancasila 2019,  Hammam saat membacakan pidato Hari Lahir Pancasila, menekankan bahwa pentingnya  merajut kebhinekaan sebagai jembatan untuk menghubungkan rasa persatuan  yang selama ini telah berjarak.*

 


“Kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah-air sebagai satu kesatuan,ada perpaduan yang saling menguatkan. Secara antropologis dan sosiologis keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya sudah ada sejak masa pra aksara, untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada”, ujarnya.

 


Pancasila sebagai pandangan hidup adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Walaupun sebagai bangsa belum secara sempurna merealisasikan nilai-nilainya, eksistensi bangsa ini masih dapat bertahan berkat Pancasila.

 


Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan "Piagam Jakarta" oleh "panitia kecil" tanggal 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. Perdebatan tentang kelahiran Pancasila tidak diperlukan Iagi. Yang diperlukan saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan merawat pancasila.

 


“Menjaga nilai Pancasila bisa kita lakukan melalui budaya politik kewargaan yang demokratis. Budaya politik yang merawat harapan, bukan yang menimbulkan ketakutan. Kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dalam menatap masa depan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur”, tambahnya.

 


Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita harus konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar Negara dan ideologi bangsa dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Kita Indonesia, Kita Pancasila.

 

Lebih lanjut Hammam mengatakan bahwa teknologi memiliki peran penting, guna meningkatkan pemahaman Pancasila sebagai ruh jatidiri Bangsa Indonesia.

 

Hammam menyebut di era masyarakat 5.0 ini, teknologi harus diterapkan optimal khususnya dalam penyebaran informasi positif terkait penguatan nilai Pancasila sebagai falsafah hidup kita.

 

"Generasi milenial dan generasi Z, saat ini mencari informasi kebanyakan dari gadget-nya, juga medsos-nya. Disinilah pemerintah dapat menyalurkan informasi positif nilai keteladanan Pancasila melalui digital branding yang kuat," tegasnya.

 

Selain digital branding Pancasila menurut Hammam, inovasi teknologi yang dikembangkan pihaknya, juga dapat menjadi cara untuk merekatkan persatuan, serta menumbuhkan kebanggaan sebagai Bangsa Indonesia.

 

"Saya yakin dengan teknologi  dan Pancasila, Indonesia pasti mampu membuat produk berkualitas. Hal ini merupakan keniscayaan dalam menghadapi era industri 4.0," terangnya.

 


Inovasi teknologi dan Pancasila tuturnya merupakan jawaban peningkatan daya saing. Agar menciptakan lompatan untuk mengejar negara maju, Hammam mengingatkan perlunya memaksimalkan inovasi agar bahan baku, produksi dan komersialisasi, semakin efisien, sehingga dapat diterapkan secara optimal, agar produk lokal semakin berdaya saing.

 


"Beri kami kesempatan untuk melakukan inovasi di segala bidang. Agar inovasi menjadi darah daging Indonesia. Mari bersama kita jadikan Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa. Kita Indonesia kita Pancasila," pungkasnya. (Humas/HMP)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT