Tingkatkan Kompetensi, BPPT Gelar Bursa Beasiswa 2018

 

Saya mendukung inisiatif dari Pusbindiklat BPPT untuk mengadakan acara seperti ini terutama bagi pegawai BPPT, kegiatan ini sangat perlu diadakan, karena di BPPT membutuhkan kualifkasi pendidikan yang tinggi. Kata Kepala BPPT Unggul Priyanto pada acara Bursa Beasiswa BPPT tahun 2018 atau BPPT Scholarship Expo 2018 di BPPT (07/03).

 

 

Menurut Unggul, pencapaian kondisi tersebut  merupakan  salah satu upaya strategis dan sangat penting secara organisasi sehingga perlu dilaksanakan secara sistemik dan terstandar dalam rangka mendukung terwujudnya PNS BPPT yang berkinerja tinggi dalam memberikan layanan publik ke depan.

 

Unggul berharap para peserta dapat memanfaatkan beasiswa yang ada dan menjadikan bursa beasiswa BPPT ini menjadi katalisator bagi upaya peningkatan kompetensi SDM BPPT dengan program pendidikan bergelar S2 maupun S3 dari berbagai lembaga pemberi beasiswa.

 

Sementara Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan BPPT Suhendar Sachoemar menyampaikan acara ini merupakan salah satu upaya pelayanan prima yang bertujuan untuk memfasilitasi secara langsung terwujudnya komunikasi dan konsultasi yang lebih kondusif antara pegawai BPPT dengan lembaga pemberi beasiswa serta lembaga lainnya terutama berkaitan dengan persyaratan beasiswa.

 

Di acara ini juga diadakaan sharing pengalaman dari purnakarya siswa BPPT dalam melaksanakan tugas belajar di luar negeri ujar Suhendar.

 

Diharapkan acara ini mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi PNS dilingkungan BPPT melalui program pendidikan bergelar S2 dan S3 sehingga komposisi pegawai BPPT untuk jenjang pendidikan S1, S2, S3 sesuai arahan Kepala BPPT dapat diwujudkan, tutup Suhendar.

 

Acara ini dihadiri oleh para pejabat struktural dilingkungan BPPT, perwakilan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), perwakilan Australia Awards Scholarship (AAS), pemerintah Australia, perwakilan Netherlands Education Support Office Indonesia (NESO), pemerintah Belanda, perwakilan KOICA, pemerintah Korea Selatan, perwakilan Monbukagakusho, pemerintah Jepang, perwakilan Hubungan Masyarakat serta Kedutaan Besar Amerika Serikat. (Humas/HMP)