Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT Laporkan Capaian Akhir Tahun 2017, Inovasi Teknologi untuk Percepatan Pembangunan Nasional  

 

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar acara Catatan Akhir Tahun 2017.  Dituturkan Kepala BPPT, Unggul Priyanto dalam sambutannya bahwa penguasaan teknologi dan inovasi menjadi kata kunci bagi BPPT,  guna mendorong pembangunan bangsa.

 

“BPPT selalu berupaya agar inovasi dan layanan teknologi, memiliki peran yang sangat strategis dalam mendorong peningkatkan kompetensi daya saing nasional, yang bermuara pada percepatan pembangunan nasional. Sejalan dengan itupun maka pelaksanaan  program dan kegiatan BPPT sepanjang tahun 2017 ditandai dengan upaya-upaya untuk memberikan solusi teknologi terhadap berbagai persoalan aktual di Indonesia,” ungkap Kepala BPPT pada gelaran acara yang dihelat di Ruang Auditorium Gedung II BPPT, Jakarta, (20/12/2017).

 

 

Beberapa hasil capaian penting sepanjang tahun 2017 disebut olehnya seperti inovasi teknologi produksi garam, Sistem Navigasi Penerbangan Nir Radar berbasis ADS-B, implan tulang berbahan lokal, pengolahan emas non merkuri, inovasi pesawat udara nir awak (Drone), hingga inovasi coating untuk buah mangga  yang bisa membuat segar hingga empat minggu.  

 

“Dalam hal layanan teknologi, BPPT juga turut dilibatkan dalam pra studi kelayakan Kereta Api Jakarta Surabaya. Selain itu juga turut berkontribusi dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan melalui operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (Hujan Buatan), serta aktif dalam survei kelautan dengan menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya BPPT,” paparnya.

 

Kerjasama BPPT-Pemprov DKI Jakarta, Atasi Persoalan Sampah

 

Sebagai rangkaian acara Capaian Akhir Tahun 2017 BPPT ini juga dilakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan BPPT. Kerjasama inipun mengambil topik tentang Pengkajian, Penerapan dan Pemasyarakatan Teknologi untuk Mendukung Pembangunan Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

 

Adapun salah satu implementasi dari kesepakatan bersama ini adalah rencana Pembangunan Pilot Project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di wilayah kota Bekasi yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta.

 

Gubernur DKI Jakarta Anies Basweddan usai penandatanganan kerjasama mengatakan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi oleh DKI Jakarta adalah sampah. Untuk itu, kerjasama ini juga ditujukan untuk mencari solusi teknologi yang tepat untuk mengatasi sampah di Jakarta.

 

“Produksi sampah setiap rumah tangga dan gedung perkantoran jumlahnya sangat besar. Untuk itu dibutuhkan teknologi untuk kita mampu mengendalikan sampah secara optimal. Saya harap BPPT dapat memberi solusi yang senyata-nyata nya,” tutup Gubernur Anies.

 

Sebagai informasi, pembangunan PLTSa ini merupakan wujud peran dan kontribusi BPPT dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional (Perpres No. 58/2017) terkait proyek infrastruktur energi asal sampah kota-kota besar termasuk DKI Jakarta. Saat ini BPPT telah mempersiapkan Dokumen Disain dan AMDAL untuk kegiatan pembangunan PLTSa tersebut. Dokumen akan selesai akhir bulan Desember 2017 dan pelaksanaan Pembangunan PLTSa direncanakan akan dilakukan pada tahun 2018.

 

 

“Pilot Project PLT Sampah ini diharapkan dapat menjadi model alternatif pengolahan sampah bagi kota besar di Indonesia yang memiliki kendala dalam menyiapkan lahan. Selain itu, adanya pilot project ini dapat menjadikan percontohan bagi kota-kota lain untuk melakukan pengelolaan sampah yang cepat, mereduksi sampah secara signifikan, ramah lingkungan dan menghasilkan listrik,”  pungkas Kepala BPPT. (Humas/HMP)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id