Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Penuhi Kebutuhan Energi Terbarukan, Kepala BPPT Resmikan Smart Energy Management System

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BPPT, dalam rangka mendukung program nasional di pulau Sumba yakni turut serta mewujudkan cita-cita pemenuhan kebutuhan energi terbarukan di tahun 2025, yang dikenal dengan program Sumba Iconic Island, demikian kata Kepala BPPT Unggul Priyanto saat peresmian Smart Energy Management System (EMS) pada Demo Plant Smart Micro Grid Sumba, di Billa Cenge, Kabupaten Sumba Barat Daya (19/12).

 

 

Konsep rancang bangun dari demo plant ini yang didukung dengan teknologi EMS dari Kyudenko menurut Unggul, memungkinkan penetrasi sistem sel fotovoltaik dengan tingkat yang tinggi, yang pada umumnya penetrasi energi terbarukan nondispatchable dibatasi hingga 10 persen dari beban dasar PLN setempat.

 

Dikatakan Unggul, teknologi EMS memungkinkan demo plant ini mensuplai daya listrik yang stabil ke jala-jala PLN pada kisaran 300 kW atau lebih dari 20 persen dari beban dasar sistem Sumba Barat Daya ini dalam rentang waktu 5-6 jam atau dapat diatur suplai daya yang lebih optimal namun dalam rentang waktu yang lebih lama disesuaikan dengan kondisi beban listrik pada jala-jala saat itu.

 

Unggul berharap institusi terkait lainnya seperti Kementerian ESDM dan PLN dapat mengambil manfaat dari inovasi teknologi EMS yang diterapkan pada sistem potovoltaik untuk terus dikembangkan dan di sosialisasikan ditempat lain.

 

Kerja sama BPPT dengan Kyudenko Corporation sudah dirintis sejak 2006. BPPT merintis kerjasama dengan mengoptimalkan kinerja Demo Plant SMG Sumba bersama Kyudenko Corporation dengan memperkenalkan teknologi Energy Management System (EMS).

 

Kemudian Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mendanai kerjasama penelitian BPPT dan Kyudenko Corporation tersebut. Teknologi ini dilengkapi dengan battery bank jenis VRLA kapasitas 1,15 MHW, 16 unit PV converter @25 kW, 6 unit inverter @ 50 kW dan sub sistem battery control. Rencananya sistem EMS akan terkoneksi dengan sub sistem array PV kapasitas sekitar 400 kWp.

 

Sementara, Senior Executive Officer Kyudenko Corporation Yoshiaki Tanaka mengatakan bahwa perusahaanya sudah 30 tahun menjadi duta kehormatan untuk Indonesia dan baru kali ini memberikan kontribusi teknologi bagi Indonesia.

 

Bagi Kabupaten Sumba Barat Daya pengoperasian sistem kelistrikan pintar ini sangat membantu, meskipun kapasitas yang dihasilkan masih kecil, dengan kebutuhan listrik yang semakin meningkat seperti untuk pendidikan, karena sekolah-sekolah sekarang memerlukan komputer untuk ujian nasional juga untuk pelayanan kesehatan, peningkatan perekonomian serta keperluan rumah tangga. jelas Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Ndara Tagu Kaha. (Humas/HMP)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id