6817
Hits

PII AWARD 2010: KONTRIBUSI MELALUI ENGINEERING DAN TECHNOLOGY

Administrator
23 Dec 2010
Layanan Info Publik

 

Adhicipta Rekayasa diberikan kepada individu atau perusahaan yang karya atau inovasinya dinilai monumental dan bermanfaat secara nasional. Ratno Nuryadi mendapatkan penghargaan atas inovasinya dalam mengembangkan mikroskop nano pertama di Indonesia. Sedangkan PTIP BPPT melalui inovasinya dalam mengembangkan pipa apung untuk migas Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PII, Said Didu mengatakan bahwa insinyur berperan besar dalam pembangunan Indonesia. Insinyur bukan lagi hanya sebagai gelar tapi juga profesi. Dalam membangun Indonesia kedepan, PII melihat ada empat agenda penting yang harus segera dilakukan, yakni Ketahanan Energi, Ketahanan Pangan, Infrastruktur dan Industri Pertahanan Nasional.

Hal senada juga diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa. Empat agenda yang direkomendasikan PII, sangat penting untuk segera ditindaklanjuti. Ketahanan energi merupakan the survival of the country yang harus segera kita capai melalui pengembangan energi baru dan terbarukan. Bidang manufaktur nasional juga harus kita dorong pertumbuhannya melalui revitalisasi agar selain dapat mendorong pengembangan industri pertahanan juga dapat membangun infrastruktur kita.

Hal lain yang tidak kalah penting dari empat agenda tersebut, lanjut Hatta adalah perlunya membangun enterpreneurship. Tahun 2015 nanti direncanakan Asean Economic Community (AEC) sudah akan diberlakukan dan Asia akan terintegrasi. Jika tingkat enterpreneurship kita masih rendah dan kesiapan pengusaha kita masih kurang, tentunya kita tidak akan mampu bersaing dengan negara-negara Asia lainnya, jelasnya.

Selain memberikan penghargaan dalam kategori Engineering Award, PII tahun ini juga memberikan penghargaan pada kategori Lifetime Achievement, Sustainable Engineering Award dan Corporate Technology Achievement Award. Tahun 2010 ini, PII juga memberikan pernghargaan kepada jurnalis yang dinilai telah berkontribusi banyak dalam mempromosikan bidang engineering, yaitu Adhiwarta Rekayasa.

Tokoh Insinyur nasional yang juga merupakan Presiden RI Periode 1998-1999, BJ Habibie, berkesempatan hadir dalam acara. Turut pula hadir dan menyaksikan pemberian penghargaan tersebut, Menteri Koperasi dan UKM, Syarifuddin Hasan dan Kepala BPPT, Marzan A Iskandar.

(YRA/humas)