Articles

Munculnya kebijakan baru dari Pemerintah Provinsi DKI untuk menaikkan tarif air tanah, membuat sebagian masyarakat merasa kesulitan untuk mengakses air dari PDAM. Tingginya harga yang mencapai Rp 22.000 per meter, tergantung dari kelasnya, adalah salah satu alasannya. Disisi lain, untuk menggunakan alternatif air tanah, juga memiliki kesulitan tersendiri, baik dari segi pemasangan maupun dari segi biaya yang harus dikeluarkan.

‚Salah satu alternatif yang paling tepat adalah dengan menggunakan air daur ulang dari limbah domestik cair yang berasal dari pemukiman dan perkantoran. Menurut Peraturan Gubernur No 122 tahun 2005, tertera dengan jelas bahwa setiap limbah cair yang dihasilkan dari perkantoran, harus diolah kualitasnya sampai memenuhi standar buku mutu‚, ungkap Kepala Bidang Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) BPPT Arie Herlambang dalam wawancaranya, Senin (22/02).

Menurut Arie, hasil dari daur ulang tersebut dapat digunakan untuk keperluan utilitas manusia, seperti menyiram tanaman, dan flushing toilet. ‚Kita juga dapat mencampur air daur ulang tersebut dengan air dari PDAM. Secara psikologis memang tidak semua orang bisa menerima karena tahu asal air daur ulang ini, tetapi kualitas dari air daur ulang ini jauh lebih bagus dibandingkan dengan air PDAM atau air tanah sekalipun. Semua tergantung dari teknologi apa yang kita aplikasikan‚.

Pendapat yang sama dilontarkan oleh Rudi Nugroho, perekayasa dari PTL. ‚Beberapa gedung perkantoran di Jakarta sudah meminta kami untuk mengaplikasikan produk daur ulang ini. Hasilnya mereka dapat menggunakannya untuk keperluan internal, dan juga ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekitar‚.

Berbicara mengenai pemanfaatan air limbah yang berasal dari industri, perekayasa dari PTL, Nusa Idaman Said, turut berkomentar. ‚Untuk mendukung program Corporate Social Responsibility (CSR), kami telah bekerjasama dengan salah satu industri yang bergerak di bidang pertambangan dengan memanfaatkan limbah hasil olahan untuk kepentingan masyarakat sekitar‚.

Lebih jauh Nusa menjelaskan, setelah melalui proses, hasil daur ulang sudah dapat langsung diminum dengan kualitas yang bahkan lebih bagus dari air minum dalam kemasan yang ada dipasaran. ‚Aplikasi yang dipasangkan, selain untuk menjaga lingkungan, juga dimanfaatkan oleh penduduk sebagai mata pencaharian tambahan dengan cara menjual air hasil olahan tersebut. Jadi masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari adanya program CSR‚. (KN/humas)

Add comment


Security code
Refresh

Berbagi

FacebookTwitterLinkedinRSS Feed