Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

 

 

 

Tingkatkan Kualitas, BPPT Gelar Diklat Analis Kepegawaian Dan Teknisi Penelitian Kerekayasaan Untuk Jabatan Fungsional

Tingkatkan Kualitas, BPPT Gelar Diklat Analis Kepegawaian Dan Teknisi Penelitian Kerekayasaan Untuk Jabatan Fungsional

Berkaitan dengan penyelenggaraan diklat jabatan fungsional Analis Kepegawaian, ada beberapa...

Guna Pembangunan Nasional, BPPT Dukung Tingkatkan Kemampuan Perekayasa Secara Profesional

Guna Pembangunan Nasional, BPPT Dukung Tingkatkan Kemampuan Perekayasa Secara Profesional

  “Saya sangat mendukung sepenuhnya berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan perekayasa...

Tingkatkan Kinerja Perekayasa, BPPT Gelar FGD Implementasi Peraturan Jabatan Fungsional Perekayasa

Tingkatkan Kinerja Perekayasa, BPPT Gelar FGD Implementasi Peraturan Jabatan Fungsional Perekayasa

Kepala BPPT, Unggul Priyanto membuka Focus Group Discussion Implementasi Peraturan Jabatan...

BPPT : Dorong Daya Saing Melalui Peningkatan Inovasi Teknologi

BPPT : Dorong Daya Saing Melalui Peningkatan Inovasi Teknologi

Berbicara tentang inovasi dan teknologi jika mengacu pada UU 18 tahun 2002 yang saat ini sedang...

Guna Keabsahan  Pengiriman  Dokumen Antar Instansi Pemerintah, BKN Manfaatkan iOTentik BPPT

Guna Keabsahan Pengiriman Dokumen Antar Instansi Pemerintah, BKN Manfaatkan iOTentik BPPT

 Sekretaris Utama BPPT, Soni Solistia Wirawan (kanan) dan Kepala Badan Kepegawaian Negara,...

  • Tingkatkan Kualitas, BPPT Gelar Diklat Analis Kepegawaian Dan Teknisi Penelitian Kerekayasaan Untuk Jabatan Fungsional

    Tingkatkan Kualitas, BPPT Gelar Diklat Analis Kepegawaian Dan Teknisi Penelitian Kerekayasaan...

  • Guna Pembangunan Nasional, BPPT Dukung Tingkatkan Kemampuan Perekayasa Secara Profesional

    Guna Pembangunan Nasional, BPPT Dukung Tingkatkan Kemampuan Perekayasa Secara Profesional

  • Tingkatkan Kinerja Perekayasa, BPPT Gelar FGD Implementasi Peraturan Jabatan Fungsional Perekayasa

    Tingkatkan Kinerja Perekayasa, BPPT Gelar FGD Implementasi Peraturan Jabatan Fungsional Perekayasa

  • BPPT : Dorong Daya Saing Melalui Peningkatan Inovasi Teknologi

    BPPT : Dorong Daya Saing Melalui Peningkatan Inovasi Teknologi

  • Guna Keabsahan  Pengiriman  Dokumen Antar Instansi Pemerintah, BKN Manfaatkan iOTentik BPPT

    Guna Keabsahan Pengiriman Dokumen Antar Instansi Pemerintah, BKN Manfaatkan iOTentik BPPT

                           "Listrik Baik untuk Indonesia Mandiri Energi"                            "PERKA Organisasi dan Tata Kerja BPPT"                           

SELAMAT DATANG

 

"Bagi BPPT, Reformasi Birokrasi merupakan perubahan mendasar, mendesak dan menjadi keharusan yang melibatkan seluruh pegawai." 

 

 

LAYANAN TEKNOLOGI

PRODUK UNGGULAN

 

 

SELAMAT DATANG

"Bagi BPPT, Reformasi Birokrasi merupakan perubahan mendasar, mendesak dan menjadi keharusan yang melibatkan seluruh pegawai."

LAYANAN KAMI

LAYANAN TEKNOLOGI

PRODUK UNGGULAN

KEDEPUTIAN

 

BPPT – PT DI – PT LEN SERIUS KEMBANGKAN SKUADRON PUNA WULUNG

  BPPT menggandeng PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan PT LEN Industri untuk memproduksi dan mengembangkan Teknologi Pesawat Udara Nir Awak (Puna) Wulung. Hal tersebut dituangkan dalam penandatanganan Kesepakatan Bersama yang dilakukan oleh Kepala BPPT, Direktur Teknologi dan Produksi PT LEN Industri, serta Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DI, di BPPT (29/4).

“Penandatanganan naskah MoU hari ini merupakan tindak lanjut dari demo terbang Puna Oktober 2012 lalu di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Setelah pengujian dinilai berhasil, kemudian sesuai dengan arahan Menteri Pertahanan dilakukan persiapan produksi. Jika produksi Puna ini berhasil dibentuk menjadi salah satu skuadron dari TNI AU, maka ini akan menjadi skuadron pertama Puna yang merupakan hasil karya anak bangsa,” ungkap Kepala BPPT, Marzan A Iskandar.

Bersatunya tiga stakeholder yang berkepentingan dalam pengembangan Puna, yaitu BPPT, PT DI dan PT Len Industri dinilai Marzan sebagai wujud nyata penerapan sistem inovasi untuk mendukung penerapan inovasi teknologi hingga tahap digunakan oleh end user.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DI, Andi Alisjahbana pun menekankan bahwa kerjasama tersebut merupakan penajaman peran dari masing-masing institusi. BPPT, yang merupakan lembaga pemerintah bertugas untuk mengkaji, menerapkan dan meneliti teknologi. Sementara PT DI sebagai industri bertugas untuk mengembangkan teknologi yang telah dihasilkan BPPT untuk diindustrikan sehingga siap digunakan oleh masyarakat.

Sementara itu berbicara mengenai teknologi elektronik dan komunikasinya, Direktur Teknologi dan Produksi PT Len Industri, Darman Mappangara mengatakan pihaknya dalam pengembangan Puna Wulung kali ini karena ditujukan untuk misi surveilance, maka teknologi yang tepat digunakan adalah electro optical surveilance, on board system untuk flight control dan ground station. “Selain itu juga ada sebuah sistem komunikasi yang berfungsi untuk menerima secara real time hasil pantauan Puna yang sedang bertugas,” ungkapnya.

Ke depannya, Darma menegaskan kalau teknologi elektronik dan komunikasi yang akan dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan dari Puna itu sendiri. Dengan semakin berkembangnya kebutuhan Puna baik untuk misi penyusupan maupun pertahanan tentu akan semakin berkembang pula teknologi yang berbeda yang dibutuhkan baik dari sisi elektroniknya maupun dari sisi teknologi lainnya. “Kerjasama ini penting dalam rangka percepatan penguasaan teknologi pertahanan,” terangnya.

Selanjutnya disampaikan Kepala BPPT bahwa kerjasama dengan PT DI dan PT Len Industri ini juga akan diperluas dalam bidang lain diantaranya yaitu bidang teknologi kedirgantaraan, hankam dan energi. “Harapannya semoga kerjasama ini dapat segera direalisasikan dan menjadi contoh nyata bagaimana perlunya sinergi antara berbagai stakeholder agar inovasi teknologi yang telah dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh pengguna atau masyarakat,” tutupnya.

Puna Wulung

Puna Wulung menggunakan mesin 2 tak. Untuk memperoleh tenaga yang optimal, bahan bakar yang digunakan dipilih dari jenis pertamax. Bahan material pesawat ini terbuat dari bahan komposit (komposisi serat kaca, fiber, karbon), sehingga menghasilkan struktur pesawat yang ringan.

PUNA mampu terbang selama 4 jam tanpa henti. Jarak tempuh yang maksimalnya 70 km, dengan kecepatan jelajah 52 hingga 69 knot. Puna Wulung bisa dikendalikan dari jarak 73 km dengan menggunakan kendali jarak jauh (remote control). (SYRA/humas)

 

 

 

FacebookTwitterLinkedin

Kami Memberikan Kualitas Layanan yang Terbaik

BPPT merupakan Pusat Unggulan Teknologi yang mengutamakan inovasi dan layanan teknologi untuk mewujudkan kemandirian bangsa, peningkatan daya saing dan peningkatan pelayanan publik.

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id