“Dalam pelaksanaan program Kedeputian Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA) ke depan, harus tetap menyesuaikan dengan arahan Kepala BPPT. Yang terpenting tentunya harus fokus pada pencapaian visi dan misi, peran serta posisi BPPT dan juga peningkatan kualitas SDM. Penetapan pencapaian target serta networking juga penting untuk terus dilakukan, sembari mempertimbangkan isu politik dan krisis global serta arah kebijakan yang akan terjadi di 2013 ini,” ungkap Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA), Ridwan Djamaluddin dalam workshop yang merupakan ajang pra raker TPSA di Ruang Komisi Utama (14/3).

 

Dalam sambutannya Ridwan juga menggugah kesadaran semua yang hadir dalam forum akan pentingnya sikap dan perilaku untuk mau berubah dan introspeksi diri, mulai dari tingkat individu maupun secara kolektivitas dalam konteks kelembagaan BPPT. Tentunya hal tersebut diperlukan guna mendorong perbaikan dan peningkatan kualitas hidup berbangsa dan bernegara.

Workshop dengan tema Optimalisasi Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam untuk Meningkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing tersebut diadakan sebagai ajang pra-raker. Sejumlah narasumber dari para stakeholder lembaga/kementerian/instansi terkait diundang dengan tujuan untuk menggali informasi program apa yang sedang atau akan dilakukan oleh para stakeholder dan apa yang kira-kira nantinya bisa dikontribusikan oleh Kedeputian TPSA BPPT untuk mendukung pelaksanaan program-program tersebut.

Hadir sebagai narasumber diantaranya Direktur Pengembangan Fasilitasi Industri Wilayah I, Direktorat Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, Kepala Divisi Komunikasi Publik dan Promosi KP3EI, Kemenko Perekonomian, Edib Muslim, Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS, Rr. Endah Murniningtyas, Dodi Priambodo dan Salis Aprilian (PERTAMINA) serta Direktur Pengairan dan Irigasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ BAPPENAS, M. Donny Azdan.

Paparan dari sejumlah narasumber tersebut selanjutnya akan dijadikan sebagai bahan masukan Raker Kedeputian TPSA yang akan diselenggarakan pada 19-21 Maret 2013 mendatang di Pulau Bangka.

Dalam kesempatan tersebut telah dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepakatan Kerjasama (MoU) antara Pusat Teknologi Sumberdaya Mineral (PTSM) BPPT dengan PT. Putra Mekongga Sejahtera tentang Peningkatan Nilai Tambah Bijih Nikel di Pomalaa – Sulawesi Tenggara. Penandatanganan dilakukan oleh Deputi Kepala BPPT Bidang TPSA, Ridwan Djamaluddin dan Direktur Utama PT. Putra Mekongga Sejahtera, H.M Arief Budi Sampurno.

Selanjutnya Deputi Kepala BPPT Bidang TPSA juga menyerahkan secara simbolis penghargaan kepada lima peneliti/perekayasa BPPT yang terpilih oleh Harian Media Indonesia sebagai Tokoh Inovator Indonesia tahun 2012 atas kiprah dan inovasinya di bidang teknologi. Masing-masing yaitu Tri Handoko Seto (UPT Hujan Buatan), Wahyu Widodo Pandoe (Balai TEKSURLA), M. Abdul Kholiq (Balai Teknologi Lingkungan), serta Nani Hendiarti dan Fadli Syamsuddin (TISDA).  (BDH/upthb/humas) 

Add comment


Security code
Refresh

Berbagi

FacebookTwitterLinkedinRSS Feed