buy lisinopril, buy sildenafil/viagra hhwliludbz, http://www.rockandrollhoteldc.com#clonidine, buy allegra online, tadacip, http://www.rockandrollhoteldc.com#betnovate, http://www.rockandrollhoteldc.com, http://www.rockandrollhoteldc.com#synthroid

Anugerah Perekayasa Utama Kehormatan (PUK) adalah sebuah gelar yang diberikan oleh BPPT kepada seseorang atas jasa-jasanya yang besar dalam dunia teknologi/kerekayasaan (engineering) di Indonesia. Gelar PUK ini juga merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada peraih gelar tersebut.

Tidak mudah untuk mendapatan gelar PUK ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk memperoleh gelar PUK. Hal pertama yang harus dipenuhi adalah bahwa dia merupakan seseorang yang telah terbukti berjasa besar dalam pengembangan teknologi/kerekayasaan untuk kepentingan umat manusia umumnya dan masyarakat Indonesia khususnya. Yang kedua, dia telah menghasilkan karya di bidang teknologi/kerekayasaan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan dapat sebagai motivator pelaku kerekayasaan di Indonesia.

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam proses penetapan penerima gelar ini, pertama, calon penerima diajukan oleh Instansi Pemerintah, organisasi profesi dan Majelis Perekayasa. Setelah diseleksi dan dilakukan sidang pleno yang dihadiri oleh seluruh anggota Majelis Perekayasa, barulah diputuskan siapa yang berhak menerima Gelar Perekayasa Utama Kehormatan (Honorary Principal Engineer).

Daftar Perekayasa Utama Kehormatan :

No

Tahun

Penerima

Ketokohan

1

2007

Prof. Dr. Emil Salim

Bidang Lingkungan dan Kebumian

2

2008

Dr. (HC). Ir. Ciputra

Bidang Manufaktur Arsitek

3

2009

Dr. (HC). Rachmat Gobel

Bidang Manufaktur Industri

4

2010

Dr. (HC). Ir. Arifin Panigoro

Bidang Energi

5

2011

Prof. Dr. Wiratman Wangsadinata

Bidang Infrastruktur

6

2012

Dr (HC). Martha Tilaar

Bidang Kesehatan dan Obat-obatan

7

2013

Dr (HC). Ir. M. Hatta Rajasa Ph.D

Bidang Kebijakan Teknologi

Berbagi

FacebookTwitterLinkedinRSS Feed