Category: Info SDM

Anugerah Perekayasa Utama Kehormatan (PUK) adalah sebuah gelar yang diberikan oleh BPPT kepada seseorang atas jasa-jasanya yang besar dalam dunia teknologi/kerekayasaan (engineering) di Indonesia. Gelar PUK ini juga merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada peraih gelar tersebut.

Tidak mudah untuk mendapatan gelar PUK ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk memperoleh gelar PUK. Hal pertama yang harus dipenuhi adalah bahwa dia merupakan seseorang yang telah terbukti berjasa besar dalam pengembangan teknologi/kerekayasaan untuk kepentingan umat manusia umumnya dan masyarakat Indonesia khususnya. Yang kedua, dia telah menghasilkan karya di bidang teknologi/kerekayasaan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan dapat sebagai motivator pelaku kerekayasaan di Indonesia.

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam proses penetapan penerima gelar ini, pertama, calon penerima diajukan oleh Instansi Pemerintah, organisasi profesi dan Majelis Perekayasa. Setelah diseleksi dan dilakukan sidang pleno yang dihadiri oleh seluruh anggota Majelis Perekayasa, barulah diputuskan siapa yang berhak menerima Gelar Perekayasa Utama Kehormatan (Honorary Principal Engineer).

Penganugerahan Gelar Perekayasa Utama Kehormatan tahun 2010 adalah yang ke-4, setelah sebelumnya pada tahun 2007 diberikan kepada Prof. Dr. Emil Salim, tahun 2008 diberikan kepada Dr (HC). Ir. Ciputra dan tahun 2009 diberikan kepada Dr (Hc). Ir. Rachmat Gobel.

Untuk tahun 2010, penerimanya adalah DR(HC). Ir. Arifin Panigoro. Dalam Pengukuhan Gelar tersebut dia juga menyampaikan Orasi Ilmiah yang berjudul “Rekayasa Teknologi untuk Kemuliaan Bangsa”, yang disampaikan di Auditorium BPPT pada tanggal 30 September 2010.

Berbagi

FacebookTwitterLinkedinRSS Feed