LPNK
Category: Profil TIRBR
Cikal bakal Kedeputian Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR) adalah Direktorat Pengkajian Industri yang merupakan salah satu Direktorat Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada saat didirikan tanggal 21 Agustus 1978 melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia No. 25. Tugas Direktorat ini adalah menyelenggarakan pengkajian dan penerapan teknologi untuk mengdukung pengembangan industri nasional.
Selanjutnya berdasarkan Keppres No.31 tahun 1982Direktorat Pengkajian Industri dimekarkan menjadi Deputi Bidang Pengkajian Industri yang terdiri dari 4 (empat) Direktorat yaitu:
- Direktorat Pengkajian Industri hankam dan Industri Strategis
- Direktorat Pengkajian Industri Mesin dan Elektronika
- Direktorat Pengkajian Industri Pengolahan dan enjinering
- Direktorat Pengkajian Sarana Industri
Keppres diatas dikuatkan kembali dengan Keppres No.41 tahun 1991, dengan susunan organisasi sedikit berbeda. Kemudian melalui Keppres No. 117 tahun 1998 Kedeputian Pengkajian Industri diubah namanya menjadi Kedeputian Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR). Selanjutnya disempurnakan dan berdasarkan Keputusan Kepala BPPT Nomor: BPPT 170/Kp/KA/BPPT/IV/2006 maka Kedeputian Bidang TIRBR terrdiri atas 4 (empat) unit Pusat dan 6 (enam) Satuan Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) sebagai berikut :
- Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi (PTIST);
- Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan (PTIPK);
- Pusat Teknologi Industri Proses (PTIP);
- Pusat Teknologi Industri Manufaktur (PTIM);
- Balai Besar Kekuatan Struktur (B2TKS);
- UPT Laboratoria Aero-Gasdinamika dan Getaran (UPT-LAGG);
- Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Hidrodinamika (BPPH);
- Balai Thermodinamika, Motor dan Propulsi (BTMP);
- Balai Pengkajian Dinamika Pantai (BPDP);
- Balai Mesin Perkakas, teknik Produksi dan Otomasi (MEPPO).
Sejak tahun 2009, setelah dimulainya perubahan dalam kerangka program reformasi birokrasi, kedeputian TIRBR terus berbenah dengan secara konsisten menerapkan bentuk sistem tatakerja kerekayasaan didalam pelaksanaan kegiatannya dan fokus mendukung program nasional yang memerlukan kontribusi BPPT didalam bidang teknologi industri rancang bangun dan rekayasa. Kegiatan TIRBR ditingkatkan menjadi kegiatan BPPT lintas unit terutama pada bidang teknologi Hankam, Transportasi dan Permesinan. Sejalan dengan penajamam peran BPPT, program kegiatan TIRBR tidak lagi hanya melakukan pengkajian serta solusi teknologi, tetapi juga melakukan intermediasi, technology clearing house serta audit teknologi khususnya dalam rangka meningkatkan daya saing Industri dan Kemandirian Bangsa.
Secara berurutan pemegang amanah jabatan kedeputian TIRBR hingga kini adalah sbb:
Tahun 1982 ÷ 1993 : Prof. Dr. Ir. Rahardi Ramelan, M.Sc.
Tahun 1993 ÷ 1997 : Ir. Suleman Wiriadidjaja
Tahun 1997 ÷ 1999 : Ir. Paramayudha
Tahun 1999 ÷ 2006 : Prof. Ir. Said D. Jenie, Sc.D
Tahun 2007 ÷ 2010 : Dr.-Ing. Surjatin Wiriadidjaja
Tahun 2011 ÷ kini : Dr. Ir. Erzi Agson Gani, M.Eng

