Articles
Category: Berita Kebijakan Teknologi
Dalam upaya penguatan sistem inovasi di Indonesia, terdapat beberapa permasalahan dan tantangan yang dihadapi. Diantaranya yaitu rendahnya input inovasi, belum memuaskannya keluaran lembaga penelitian dan pengembangan serta belum dominannya peran swasta menjadi pelaku inovasi. Selain itu terdapat pula persoalan umum yang ditemui di sisi penyedia teknologi yaitu kompetensi yang relatif masih rendah, orientasi ke dalam (inward) masih menonjol, knowledge pool di daerah belum menjadi penggerak ekonomi yang signifikan, serta brain drain. Sementara dari sisi pengguna teknologi, pelaku bisnis seringkali memiliki kepedulian yang rendah dan belum berorientasi inovasi ditambah lagi dengan lemahnya keterkaitan antara penyediaan potensi dengan industri juga menjadi kendala berkembangnya inovasi di Indonesia.
Hal demikian diungkapkan Kepala BPPT, Marzan A Iskandar dalam paparannya pada acara Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian (SNaPP) 2011 di Kampus Universitas Islam Bandung (8/11). Lebih lanjut dikatakan Marzan bahwa perguruan tinggi sebagai salah satu aktor dalam sistem inovasi, memiliki peran penting untuk membentuk sumberdaya manusia yang berpengetahuan, berketerampilan dan terspesialisasi. Sebagai bagian dari knowledge pool yang penting dalam sistem inovasi, perguruan tinggi kini memegang peran yang semakin menentukan terutama dalam menumbuhkembangkan budaya kreatif-inovasi.
Peran perguruan tinggi juga semakin dituntut ke arah research and entrepreneurial university, tanpa mengabaikan segi pendidikan dalam menghadapi dinamika perubahan dan tantangan ke depan. Selain itu pengembangan teknoprener secara proaktif perlu dijadikan gerakan bersama (gerakan ekonomi, sosial, budaya dan politik), terutama di perguruan tinggi dengan bidang sains dan teknologi. Sebagai upaya untuk meningkatkan kontribusi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam kerangka penguatan sistem inovasi, diperlukan kerangka kebijakan kolaboratif sebagai common patformnya, jelas Marzan.
Seminar dengan tema Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Bagi Pembangunan Indonesia tersebut diadakan dalam rangka memperingati HUT UNISBA. Seminar diadakan dengan tujuan untuk sosialisasi dan pertukaran informasi berkaitan dengan kebijakan dan arah pembangunan di indonesia, peningkatan kontribusi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendidikan dan penerapan sains dan teknologi bagi perkembangan pembangunan berkelanjutan di indonesia serta peningkatan kerjasama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat antara perguruan tinggi dengan dunia industri.
Hadir pula sebagai narasumber pada seminar tersebut yakni, Khairil Anwar Notodiputro, Kepala Penelitian dan Pengembangan Kementerian pendidikan dan Kebudayaan yang mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohamad Nuh, M Taufik S. Boesoerie, Rektor Unisba, Bambang Murtjahjanto, International Risk Assesor Industrialindo Konsultrain Services, Lilik Hendrajaya, Ilmuwan dan Peneliti serta mantan Rektor ITB. (SYRA/humas)
Artikel Terbaru
- PENGUKUHAN PENGURUS IATI PERIODE 2011-2015 - 12/01/2012 00:33
- IATI AKAN GELAR DIALOG INTERAKTIF PERAN AUDIT TEKNOLOGI DALAM BIDANG INFRASTRUKTUR - 05/01/2012 01:38
- INOVASI AWARD 2011, DORONG KREATIVITAS KEINOVASIAN DI INDONESIA - 01/12/2011 00:48
- PAMERAN INOVASI INDONESIA 2011, PERKENALKAN POTENSI INOVASI PADA MASYARAKAT - 21/11/2011 00:55
- PUSPIPTEK AKAN DIKEMBANGKAN JADI TEKNOPOLITAN PERTAMA DI INDONESIA - 18/11/2011 03:17
Artikel Lainnya
- PENGEMBANGAN SID ANAMBAS, TIDAK HANYA BERPIKIR CANGGIH TAPI JUGA DARI SISI SEDERHANA - 16/11/2011 03:10
- JADIKAN ANAMBAS BERANDA UTARA INDONESIA YANG BERDAYA SAING - 11/11/2011 03:00
- PEMUDA DAN INOVASI DI INDONESIA - 07/11/2011 07:58
- PERLUNYA KEBIJAKAN PEMANFAATAN KONTEN SIARAN TV DIGITAL DALAM KERANGKA SID - 24/10/2011 04:38
- BPPT-KEPULAUAN ANAMBAS: OPTIMALKAN PERAN IPTEK DALAM PEMBANGUNAN DAERAH - 03/03/2011 02:34

