Articles
Category: Berita Teknologi Sumberdaya Alam & Kebencanaan
Sejak tahun 2008, Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan (UPT-HB) BPPT telah memiliki mobile radar jenis X-band. Radar ini merupakan salah satu sumber input informasi penting dalam pelaksanaan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk meningkatkan performa pelayanan bagi pengguna jasanya. Kelebihan radar cuaca milik UPT-HB BPPT ini adalah sifatnya yang mobile sehingga dapat ditempatkan di lokasi mana pun, sesuai dengan daerah operasi pada saat pelaksanaan pelayanan jasa TMC.
Untuk meningkatkan profesionalisme, UPT-HB BPPT selaku satu satunya penyedia jasa layanan TMC di Indonesia telah menyelenggarakan Pelatihan Radar dan Flight Scientist, yang diikuti oleh 24 peserta, di Cikole, Bandung (8 - 11/12).
Acara pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan instrumen mobile radar yang dimiliki oleh UPT-HB BPPT kepada para peserta pelatihan baik hardware maupun software, mulai dari proses instalasi, pengoperasian, hingga observasi dan interpretasi datanya, ungkap Ketua Panitia Pelaksana, Erwin Mulyana.
Selain materi mengenai radar, kata Erwin, dalam pelatihan tersebut juga disisipkan materi mengenai dasar-dasar fisika awan. Hal ini ditujukan agar para peserta semakin memperdalam pemahaman proses pembentukan awan dan terjadinya hujan, khususnya bagi para Flight Scientist junior.
Dengan adanya instrumen ini, Flight Scientist yang bertugas di lapangan dapat memperoleh informasi mengenai keberadaan dan kondisi awan yang ada di sekitar daerah target secara lebih akurat, yang tentunya sangat membantu dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan misi penyemaian awan, jelasnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala UPT-HB BPPT, Samsul Bahri mengatakan bahwa saat ini, UPT-HB BPPT tengah merintis kerjasama dengan PT. Adaro di bidang industri pertambangan batubara, dengan menawarkan aplikasi teknologi ini guna mengurangi curah hujan (rain reduction) di lokasi tambang mereka.
Aplikasi baru TMC ini tentunya akan sangat membutuhkan informasi yang sangat update dan akurat, sehingga informasi cuaca khususnya untuk identifikasi keberadaan dan kondisi awan yang diperoleh dari data radar mutlak diperlukan dalam operasional di lapangan nantinya, lanjutnya.
Kedepannya saya berharap agar UPT-HB BPPT dapat memaksimalkan peran instrumen mobile radar ini, khususnya guna menambah keyakinan kepada para pengguna jasa TMC, kata Samsul.. (BDH/upthb/humas).
Artikel Terbaru
- AHA CENTER RESMI BEROPERASI: BPPT SIAPKAN TEMPAT UNTUK RUANG KENDALI - 27/01/2011 05:13
- INDONESIA-US PARTNERSHIP: KOMITMEN MENGEMBANGKAN IPTEK KELAUTAN - 07/01/2011 09:49
- KELAUTAN, KEBENCANAAN DAN PERUBAHAN IKLIM: TIGA FOKUS KEDEPUTIAN TPSA 2011 - 06/01/2011 14:55
- GARDA TERDEPAN DALAM MENYAMPAIKAN INFORMASI - 29/12/2010 08:43
- MEREDAM DAMPAK PERUBAHAN IKLIM - 27/12/2010 01:15
Artikel Lainnya
- PLASTIK RAMAH LINGKUNGAN: UNTUK BUMI YANG LEBIH HIJAU - 14/12/2010 08:06
- PERLU INFRASTRUKTUR MEMADAI AGAR PERINGATAN DINI TSUNAMI BERFUNGSI MAKSIMAL - 01/12/2010 07:24
- TMC UNTUK PENUHI KEBUTUHAN LISTRIK SUMATERA BAGIAN TENGAH - 10/11/2010 08:45
- BPPT KIRIM BANTUAN BAKTI TEKNOLOGI KE MENTAWAI - 03/11/2010 03:35
- UPAYAKAN SISTEM TEWS YANG LEBIH HANDAL - 03/11/2010 03:30




