Articles

Untuk kesekian kalinya, Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan (PTIPK) BPPT telah mengadakan uji coba penerbangan Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) tipe Wulung, Alap-alap dan Sriti di Lapangan Udara Nusawiru Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat (19-20/12). Perbedaan dalam pengujian kali ini adalah dengan adanya penambahan peralatan tabung flare pada bagian sayap PUNA tipe Wulung.

 

Pengembangan dan rancang bangun PUNA ini sebenarnya sudah lama dilakukan oleh BPPT. Namun baru sejak 2010, program ini ditetapkan sebagai salah satu program nasional hingga tahun 2014 medatang. Untuk saat ini, sebagian besar komponen dan peralatan yang digunakan masih diimpor dari luar negeri, namun ke depan akan diupayakan adanya peningkatan TKDN, jelas Kepala Bidang Matra Laut BPPT, Akhmad Rifai.

Proses pengujian diawali dengan melakukan persiapan ground control station dan proses pemasangan tabung Flare. Ini merupakan metode baru yang dilakukan dalam proses pengujian PUNA. Flare yang biasanya digunakan dalam operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dipasang dalam sayap PUNA kemudian terbang hingga tabung flare tersebut meletup mengeluarkan asap dan api. Melalui uji coba tersebut maka dapat dikatakan bahwa pesawat PUNA dapat digunakan sebagai pesawat dalam pengoperasian TMC. Penggunaan PUNA dalam operasi TMC tersebut belum pernah dilakukan di negara lain, sehingga jika suatu saat PUNA benar0benar digunakan dalam operasi TMC, Indonesia menjadi negara pertama yang menggunakannya, ungkap perekayasa dari Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan (UPT-HB), Jusef Tiansyah di sela-sela uji terbang PUNA.

Pengujian PUNA tersebut disaksikan oleh Kepala BPPT didampingi Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR) dan Deputi Kementerian Ristek serta beberapa pejabat BPPT lainnya. Hadir pula perwakilan dari PT Pindad, LAPAN dan Kementerian Pertahanan. Kepala BPPT menyaksikan secara langsung performance take off PUNA tipe Wulung dan memantau terus hingga PUNA akhirnya landing dengan sempurna.

Selain pengujian PUNA tipe Wulung, dilakukan pula pada hari berikutnya pengujian tes terbang dari tipe PUNA lain, yaitu tipe Alap-alap dan Sriti. (JSYRA/humas)

 

Add comment


Security code
Refresh

Berbagi

FacebookTwitterLinkedinRSS Feed